Kenapa Ninja Interview?!

20120807-014512.jpg

Kebetulan aja sih, karena semua yang terjadi di kehidupan kita hanyalah kebetulan-kebetulan yang saling bersinggungan…

Pertama kali gue ditanya pertanyaan ini, gue cuman bisa jawab. “Ga tau, gue pengen aja!”.
Dan ide ini tercetus disaat seorang teman dari http://www.malesbanget.com meminta gue untuk membuat sebuah konsep untuk video mereka.

Apa yah yang bisa gue buat kalo bentuknya video?! Tiba-tiba dari kata-kata kunci dibawah ini muncul sebuah ide…

  • Talk show
  • Sharing
  • Superhero
  • Ninja

Television Show
Sekarang gue bukanlah orang yang sering nonton tv, tapi tentunya pernah ada fase dalam hidup gue dimana gue nungguin show di TV. Mungkin sebabnya gue jadi jarang nonton TV karena kehadiran internet. Kecuali disini ada TIVO mungkin gue baru akan kembali jadi couch potato. Berikut ini adalah urutan tv show yang gue konsumsi sejak SD sampai kuliah, walau belum tentu gue nonton tiap minggunya…

  • Doraemon
  • Sailor moon (kalo elo ngeledek gue, gue akan search ip address lo trus gue samperin kerumah lo!)
  • Kamen Rider Black
  • Power Rangers
  • MacGyver
  • The A-Team
  • Knight Rider
  • Friends
  • David Letterman
  • Conan O’brien
  • Saturday Night Live

Gue berpikir alangkah serunya kalo show yang gue buat bisa bikin gue ketemu orang-orang baru dan bercanda dengan mereka. Menurut sumber yang terpercaya, cara untuk membuka wawasan adalah dengan banyak membaca, karena membaca adalah bentuk komunikasi satu arah. Dimana si penulis mencoba membagi pengetahuannya yang disusun dengan sedemikian rupa agar kita bisa dengan mudah memahami pendapat dia tanpa perlu melewati perjalanan yang sama.

Tetapi karena membaca buku membutuhkan waktu dan niat, cara lain untuk membuka wawasan alah dengan bertemu dan berdiskusi dengan orang lain, yang merupakan komunikasi dua arah. Walau tidak sedetail buku, tetapi manfaatnya juga cukup canggih, seperti…

Membuka Kesempatan Baru

Contoh simpelnya, karena kebetulan gue kenal satu redaksi MBDC karena tidak sengajaan, akhirnya gue jadi punya kegiatan baru yang blom pernah gue lakukan yang bahkan tidak pernah terlintas dikepala gue.

Melihat sesuatu dari sisi yang berbeda.

Kalo kamu selalu berada disekitar orang dengan yang mindset yang sama, kamu akan terus berpikir dari perspektif yang serupa dengan mereka yang terbentuk karena kamu mempunyai rutinitas, hobby, interest yang tidak jauh berbeda.

Sehingga ketika kamu harus memecahkan sebuah masalah, terkadang masukan dari seseorang yang tidak terlalu paham atau dekat dengan masalah tersebut bisa lebih canggih dari semua masukan temen kamu yang digabungin jadi satu.

Mendapat informasi.
Bertemu orang baru, artinya kamu membuka diri kamu untuk mendapatkan informasi baru, baik itu sekedar trivia, nasihat, pengalaman hidup dan sebagainya. Bahkan gue pernah dapet super-duper-wisdom dari seorang penjual sayuran. Yang sampai saat ini gue belum pernah dapet lagi dari orang lain…

Gokil kan?! Sedayung sekian pulau. Saya bisa terus menulis manfaat bertemu orang baru, mungkin kalo lagi nggak males post-an ini akan saya edit ulang…

Sharing

Sharing is love, period!

Gue bersyukur dapat ketemu guru, dosen, mentor, dan temen-temen yang mau membagi pengalamannya demi kebaikan gue. Gue berharap ninja-ninjaan ini bisa menghibur dan juga menambah pengetahuan bagi para penontonnya.

Besar juga harapan gue kalau acara ini dapat mempertemukan orang dari berbagai industri yang berbeda, sehingga mereka bisa bekerjasama untuk membuat Indonesia dan dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Gue sadar kalau gue belom mampu memberikan kontribusi yang bisa berguna untuk kepentingan manusia di seluruh muka bumi ini. Satu-satunya cara yang gue dapet yaitu dengan membagi informasi dengan kemasan yang agak aneh.

Mudah-mudahan universe akan membalas gue somehow, itupun kalo layak dibalas (Karena temen gue ada yang bilang, gue malah akan masuk neraka karena bikin acara ini).

“With scorpions, the bigger the better. But if you get stung by a small one, kid, don’t keep it to yourself. Okay?” ―Indiana Jones

Walau kalimat diatas tidak sepenuhnya benar, tapi gue suka bagian “Don’t keep it to yourself”. Kalo elo rela membagi sesuatu ke seseorang secara ikhlas, niscaya elo akan dapet balasannya.

Memang kalajengking kecil mempunyai konsentrasi venom yang lebih tinggi ketimbang kalajengking besar. Tetapi ada beberapa species kalajengking besar yang juga mempunyai venom dengan tingkat konsetrasi tinggi.

But the good news is, kalo kamu disengat kalajengking yang besar (10 cm) di benua Asia, mestinya tidak akan berakibat fatal, paling bengkak demam dikit…

don’t keep it to yourself…

Superheroes

“When men are growing up, reading about Batman, Spider-Man, Superman, these aren’t just kid fantasies. These are career options.” -Jerry Seinfeld

Yep, mungkin kalian mengalaminya juga. Mempunyai cita-cita menjadi superhero sambil menunggu kecelakaan yang ternyata akan memberikan kamu tenaga super untuk menyelamatkan dunia. Dan gue masih menunggu kecelakaan itu sampai saat ini.

Yang menarik dari superheros adalah mereka mempunyai identitas rahasia, waktu kecil gue sampai bikin karakter superhero dan membuat kostumnya dengan benda-benda yang bisa gue temuin dirumah, dari mulai kertas sampai mainan-mainan yang di modif buat ditaruh di utility belt DIY gue.

Karena sampai saat ini gue masih blom punya superpower, setidaknya identitas rahasia membuat gue selangkah lebih dekat menjadi superhero.

Ninja
Gue agak terobsesi dengan ninja, obsesi mungkin bukan kata yang tepat, karena pengetahuan gue tetang ninja juga nggak terlalu banyak. Tapi mungkin karena gue juga suka sama kata “stealth” yang dekat dengan. Kalo kalian bertanya “Apakah elo baca komik Naruto?!” Jawabannya adalah nggak. Gue cuman baca beberapa, tapi gue jago maen game xbox 360-nya.

Dan alasan kenapa gue kasih nama shownya “Ninja Interview” karena ada satu episode dari serial “How I Met Your Mother” dimana karakternya (Marshall) sedang bercerita ke teman-temannya kalau dia mesti ngasih laporan yang ribet ke boss-nya dan dia menyebut laporan tersebut dengan sebutan “Ninja Report”. Karena episode itu gue ngerasa kata apapun bila digabung dengan kata “Ninja” jatohnya jadi keren. Fruit Ninja aja kedengerannya keren kan?!

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tetapi setelah bikin beberapa episode “Ninja Interview”, gue baru tau kalo ternyata banyak banget ninja-ninjaan di internet. Gue jadi agak gantung karena merasa kesannya ikut-ikutan. Tapi ya udahlah. Selama tujuan gue diatas semua tercapai gue ga terlalu peduli. Lagian gue juga nggak akan melakukan ini selamanya…

Kesimpulan
Kenapa gue melakukan hal ini simply karena gue cuman ingin menambah wawasan sambil membaginya ke kalian dalam bentuk wawancara. Bukan cari sensasi, atau alasan lainnya. Walaupun modal gue cuman nyali dan bukan latar belakang jurnalistik.

Oia, alasan terakhir adalah obsesi cowok akan superhero itu. Superman-kan nyamar pake kostum jas dan kacamata kalo mau jadi reporter, kalo gue pake kaos dikepala biar sok ninja kalo lagi mau wawancara orang…

Panjang juga yah buat post pertama…
Kok elo bisa baca sampe sini sih? Gue aja pas ngedit cuman baca sampe tengah :p
Sampai jumpa di post berikutnya!

PS: Gue benci produser gue. Dan gue emang sengaja kalo ngomong/nulis tidak konsisten pake “aku”, “saya” atau “gue” karena pengen aja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s